JAKARTA — Penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk periode Juli-September 2026 atau Tahap 3 tengah berlangsung. Per 25 September 2026, tiga program utama, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Beras 10 Kg, sudah mulai dicairkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai wilayah.
Pemerintah menargetkan penyaluran Tahap 3 ini tuntas hingga akhir September 2026. Penyaluran tidak serentak, melainkan bertahap per wilayah sesuai jadwal bank penyalur Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BSI, BTN).
Baca JugaPMK 105/2025 Diperluas: Tahun 2027 Semua Pekerja Gaji < Rp10 Juta Ditanggung Pajaknya1. Jenis Bansos yang Cair September 2026
Secara umum, bansos yang cair hingga akhir September 2026 meliputi PKH, BPNT/Sembako, dan Bansos Beras 10 kg/bulan yang dirapel 30 kg untuk 3 bulan. Ini merupakan bagian dari Tahap 3 tahun 2026.
a. PKH (Program Keluarga Harapan)
Disalurkan melalui PT Pos Indonesia dan bank Himbara. Besaran bervariasi sesuai komponen.
Rincian per 3 bulan (triwulan) Tahap 3:
Baca JugaUPDATE Bansos 2026: Besaran PKH, BPNT Rp600.000, dan Beras 30 Kg Serta Cara Cek NIK Online- Ibu hamil/nifas: Rp750.000 - Rp3.000.000/tahun)
- Anak usia 0–6 tahun: Rp750.000
- SD/sederajat: Rp225.000
- SMP/sederajat: Rp375.000
- SMA/sederajat: Rp500.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Lanjut usia 60 tahun ke atas: Rp600.000
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per 3 bulan
Penerima adalah rumah tangga yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) / DTKS kategori Desil 1–4.
b. BPNT / Kartu Sembako
Nominal: Rp200.000 per bulan × 3 bulan = Rp600.000 per KPM untuk triwulan III 2026.
Total penerima sekitar 12 juta KPM. Dana masuk ke rekening kolektif dan bisa dibelanjakan sembako di e-warung mitra.
c. Bantuan Beras
Bentuknya 10 kg per bulan × 3 bulan = 30 kg per KPM (Desil 1–4) yang diberikan sekaligus (one shot) pada September 2026.
Total alokasi nasional sekitar 997.200 ton untuk 33,24 juta KPM. Disalurkan oleh Bulog/Bapanas melalui titik distribusi desa/kelurahan. Bapanas menegaskan tidak ada pungutan resmi kepada KPM saat mengambil bantuan.
Program lain yang masih jalan di periode yang sama: PBI-JK (iuran BPJS), PIP & KIP Kuliah.
2. Cara Cek Status Penerima dengan NIK
Masyarakat dapat mengecek status kepesertaan bansos secara online melalui kanal resmi Kemensos:
Via laman cekbansos.kemensos.go.id
- Buka cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP
- Lengkapi data wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik kode verifikasi (captcha)
- Klik "Cari Data" — sistem akan menampilkan nama, jenis bantuan (PKH/BPNT/beras), status penerima, dan periode pencairan
Via Aplikasi Cek Bansos
Unduh aplikasi resmi "Cek Bansos" di Play Store/App Store, buat akun dengan NIK + foto KTP + swafoto, lalu pilih menu Cek Bansos.
3. Tips Pencairan
Baca JugaKemensos Sediakan Tiga Kanal Digital Cek Bansos, Ini Fungsinya- PKH dicairkan via rekening Himbara atau Kantor Pos terdekat
- BPNT via kartu/kode untuk belanja di e-warong
- Beras diambil di titik desa/kelurahan
- Jika status muncul tapi belum cair sampai akhir September, hubungi Dinas Sosial kabupaten/kota atau call center Kemensos 1500-700 dengan membawa KTP dan KK.